Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

 
Home > Produk dan Jasa > Produk Kesehatan > Produk A-Z
 

Kalpanax cair adalah obat pemakaian luar yang mengandung kombinasi anti jamur yang bekerja sinergis.

Asam Salisilat berfungsi sebagai keratolitik yang dapat meningkatkan absorbsi obat atau zat aktif di kulit.

Asam Benzoat berfungsi untuk menghambat aktivitas jamur (fungistatik).

Iodine bebas bersifat fungiside yang dapat membunuh jamur dan kombinasinya dengan asam benzoat akan memperkuat efek anti jamur.

Kalpanax cair efektif untuk mengobati panu, kadas, kurap, dan gatal jamur lainnya.

Oleskan dengan kapas 2-3 kali/hari sesudah mandi.

Composition

Kalpanax Cair

Asam salisilat

4%

Asam benzoat

4%

Iodine bebas

0,5%

Kalpanax Krim

Miconazole nitrate 2%

Pharmacology
Kalpanax Cair

Iodine bebas adalah senyawa kimia yang bersifat fungiside (membunuh jamur) dan antiseptik kuman.
� Asam salisilat berfungsi mengelupaskan lapisan tanduk (keratolitik) sehingga obat dapat mudah menembus jaringan kulit.
� Asam benzoat berfungsi membuat jamur tidak berkembang (fungistatik).
� Kombinasi asam benzoat dan iodine berefek sinergis untuk membunuh jamur.

Kalpanax Krim

� Mikonazol memiliki aktifitas antifungi terhadap dermatofit dan ragi, serta memiliki aktifitas antibakteri terhadap basil dan kokus gram negatif dan positif
� Penetrasi ke dinding sel jamur, merubah membran sel dan mempengaruhi enzim intraseluler dan biosintesa ergosterol.

Indication
Kalpanax Cair

Mengobati penyakit panu, kadas, kurap, dan gatal jamur lainnya.

Kalpanax Krim

Infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi, jamur lainnya seperti:
� pityriasis versikolor (panu)
� tinea korporis (kurap di leher & badan)
� tinea cruris (kurap di selangkangan)
� tinea pedis (kutu air di telapak kaki)

Contra Indication
Penderita yang alergi terhadap Mikonazol atau bahan lainnya dalam krim Kalpanax K�

Warning
� Untuk pemakaian luar.
� Bila terjadi reaksi hipersensitivitas atau iritasi, obat harus dihentikan.
� Tidak boleh kontak dengan mukosa mata.
� Penggunaan topikal belum pernah dilaporkan diabsorbsi sistemik, namun hati-hati penggunaan pada wanita hamil.
� Penyakit panu mengakibatkan gangguan pigmentasi kulit. Setelah pengobatan gangguan pigmentasi belum kembali normal, untuk itu dianjurkan berjemur di pagi hari.

Adverse Reaction
Kalpanax Cair

Pemakaian dengan cara digosok dapat menyebabakan iritasi kulit.

Kalpanax Krim

Biasanya dapat ditoleransi dengan baik. Pada orang yang terlalu sensitif (sangat jarang terjadi) dapat timbul iritasi dan hipersensitivitas kulit.

Dosage
Oleskan 2-3 kali/hari, setiap selesai mandi dan sebelum tidur malam.

Direction
Kalpanax Cair

Bersihkan bagian tubuh yang akan diobati kemudian tuangkan Kalpanax Cair pada segumpal kapas dan oleskan kapas tersebut secara lembut dan merata pada bagian tubuh tersebut.

Kalpanax Krim

Dioleskan pada kulit yang terkena penyakit jamur, 2 kali sehari. Gosokkan krim dengan jari sampai krim menyerap ke dalam kulit.
Lamanya terapi bervariasi antara 2-6 minggu tergantung dari tempat dan berat ringannya penyakit.
Agar penyakit tidak kambuh lagi, pengobatan harus dilanjutkan 10 hari setelah semua gejala hilang.

Stability
Simpan pada suhu kamar di bawah 30 derajat Celcius.

Presentation
Botol @ 15 ml.

Reference

  1. Dollery C, Boobis AR, Burley D et al, editors. Therapeutic Drugs. London: Churchill Livingstone, 1991.p. S5-S7.
  2. Goodman LS, Gilman A, editors. The Pharmacological Basis of 3rd ed. New York: The Macmillan Company, 1966.p. 1052.
  3. American Medical Associated. Drug Evaluations Annual 1993. Chicago: TheAssociation, 1993. p. 1587.